Tugas Linux
1. folder bind
a. db.192.168.10
berikan penjelasan tentang konfigurasinya (sumber bisa dari artikel)
b. db.deviachrista.com
c. file named.conf
2. file hosts -->berikan penjelasan konfigurasi ip address dan nama domain
3. file resolv.conf
4. file http.conf
berikan penjelasan dari baris /opt/lampp/etc/extra/hhtpd-vhosts.conf
5. file httpd-vhosts.conf
Jawaban
1.
a. db.192.168.10
( db ini merupakan database yang ada di IP kita yang akan menjadi domain kita)
;
; BIND data file for local loopback interface
(BIND(Berkeley Internet Name Domain project) adalah aplikasi DNS server opensource);
$TTL 604800
@ IN SOA deviachrista.com. root.deviachrista.com. (
Maksud baris diatas adalah deviachrista.com.(penulisan host diakhiri dengan tanda titik) sebagai host yang diberi otoritas dan root.deviachrista.com. personal(mail) yang bertanggungjawab.
- 2 ; Serial
-Serial merupakan penomoran terhadap perubahan pada file zona tersebut, ketika kita melakukan perubahan terhadap file zona tersebut maka serial tersebut juga harus dinaikan agar slave(secondary) name server mengenalinya dan melakukan update/backup(zona transfer).
- 604800 ; Refresh
-Agar slave(secondary) mengecek untuk update
- 86400 ; Retry
-Jika master DNS server gagal menjawab request dari slave maka baris diatas memberitahukan jangka waktu untuk mencoba update lagi bagi slave.
- 2419200 ; Expire
-Jika DNS master tidak berfungsi dalan jangka waktu tertentu, maka baris diatas akan menjadi acuan bagi slave untuk meneruskan menggunakan data yang telah ada sampai expired.1D ) ; minimum 1 hari
- 604800 ) ; Negative Cache TTL
-;
@ IN NS deviachrista.com.( merupakan name server)
@ IN A www.deviachrista.com.
#@ IN A info.deviachrista.com.
@ IN AAAA ::1
b. db.deviachrista.com
;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA deviachrista.com. root.deviachrista.com. (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS deviachrista.com.
@ IN A 192.168.10.39
#info IN CNAME c39
@ IN AAAA ::1
keterangan
1. SOA : Strart of Authority merupakan perintah yang hanya digunakan oleh primary DNS.Perintah tersebut mendefinisikan awal dari suatu zone.
2. Nameserver : nama domain yang anda buat dilayani oleh server DNS.
3. Serial_number : nomor seri dari zone file. Biasanya menggunakan format berbentuk yyyymmddhhmm (Y: tahun, M: bulan, D : tanggal, h: jam, m: menit)
4. Refresh_number : mendefinisikan selang waktu yang diperlukan oleh Secondary Name Server untuk memeriksa perubahan zone file pada Primary Name Server.
5. Retry_number : mendeklarasikan beberapa SNS menunggu pengulangan pengecekan terhadap PNS bila PNS tidak memberikan respon pada saat proses refresh.
6. Expire_number : mendeklarasikan berapa lama zone file dipertahankan pada SNS apabila SNS tidak bisa maka ia akan melakukan penghapusan.
7. Minimum_number : mendeklarasikan nilai default Time To Live untuk semua resource pada zone file
c. Named conf
Di dalam file ini (named.conf) berisi informasi letak direktori yang menyimpan file-file domain atau zone file. Terdapat juga Zone Statement untuk mendeklarasikan zone file domain kita dan Reserve DNS Zone yang dipergunakan untuk mengkonfigurasikan server DNS sebagai name server untuk IP ke Host dari suatu alokasi address.
// This is the primary configuration file for the BIND DNS server named.
//
// Please read /usr/share/doc/bind9/README.Debian.gz for information on the
// structure of BIND configuration files in Debian, *BEFORE* you customize
// this configuration file.
//
// If you are just adding zones, please do that in /etc/bind/named.conf.local
include "/etc/bind/named.conf.options";
(untuk mengatur konfigurasi server secara global dan menentukan default)include "/etc/bind/named.conf.local";
include "/etc/bind/named.conf.default-zones";
(untuk mengatur konfigurasi zona DNS)
zone "deviachrista.com" {
type master;
file "/etc/bind/db.deviachrista.com";
};
zone "10.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.192.168.10.39";
};
2. File host
merupakan Konfigurasi name-based virtual host lebih sederhana, yang kita perlukan hanyalah melakukan konfigurasi DNS server agar melakukan mapping (pencocokkan) suatu hostname dengan IP Address kemudian melakukan konfigurasi pada Apache HTTP Server untuk mampu mengenali hostname yang berbeda tersebut.
3. file resolv.conf
# Generated by NetworkManager
domain deviachrista.com
search deviachrista.com
Setting DNS server / resolv.conf merupakan Proses yang paling sederhana dari DNS adalah fungsi resolve atau hanya perantara untuk menayakan ke server DNS di Internet atau IntraNet. Tanpa mempunyai otoritas penuh sebagai nameserver yang sesungguhnya. Fungsi resolver tersebut adalah fungsi yang paling sederhana yang sebaiknya minimal dijalankan di sever proxy. File ini akan memberitahukan mesin linux, name server mana di Internet yang akan ditanyakan untuk memetakan nama host / domain ke alamat IP. Disamping itu juga kita memberitahukan di bawah domain mana mesin yang kita gunakan disamping kemampuan untuk mencari domain.
4. Yang dimaksud dengan baris /opt/lampp/etc/extra/httpd-vhosts.conf
Paket web server yang diinstall adalah xampp kemudian direktri utama xampp terletak di /opt/lampp/ konfigurasi utama apache xampp adalah /opt/lampp/etc/httpd.conf dan konfigurasi utama virtual host apache xampp /opt/lampp/etc/extra/httpd-vhosts.conf.
5. Penjelasan dari httpd-vhosts.conf
File konfigurasi httpd-vhosts.conf merupakan file yang digunakan untuk menguji apakah virtual host tersebut dapat dibuka dibrowser. Bila semua halaman sudah muncul dan bersesuaian, maka proses pembuatan DNS Server dan Virtual Host kita telah berhasil.
ServerAdmin deviachrista.com
DocumentRoot /opt/lampp/htdocs/deviachrista
ServerName deviachrista.com
ServerAlias www.deviachrista.com
ErrorLog logs/deviachrista.com-error_log
CustomLog logs/deviachrista.com-access_log common
No comments:
Post a Comment